We Care, Kita Peduli Ayo Jaga Lingkungan Kita Bersih dan Hijau

SMAN 70 Jakarta Pantas Predikat "Sekolah Hijau"

SMAN 70 Jakarta, merupakan salah satu sekolah yang memiliki suasana asri,
aman, nyaman dan tentram. Komplek dengan luas area hampir 2 hektar itu
dipenuhi berbagai pepohonan, dari pohon mangga, nangka duren dan
lain-lain. Selain pohon-pohon berpostur tinggi gedung sekolah yang
didominasi warna putih dan hijau itu juga dilengkapi taman, sehingga
menambah keindahan dan kenyamanan sekolah unggulan bertaraf
Internasional itu.

Tidak mengherankan jika sekolah itu terlihat begitu memperhatikan
lingkungan hidup., karena jauh sebelum dunia menggelorakan semangat
penyelamatan lingkungan hidup, sekolah faforit ini pada tahun 1994 telah mendapat penghargaan sekolah yang hijau. Hal itu diungkapkan oleh Drs.
Burhanuddin, M.Pd Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 70 Jakarta. “
Pada tahun 1994 SMAN 70 Jakarta sudah mendapatkan penghargaan sebagai
sekolah yang: Hijau, Bersih, Sejuk, Rindang dan Sehat“ tuturnya. Bahkan
menurutnya mulai tahun 2005 -2006 SMAN 70 Jakarta sudah mengacu pada
standar ISO 9001-2000, oleh karenanya otomatis semua yang menyangkut
SMAN 70, baik sarana maupun prasarana, human resource , lingkungan dan
lain- lain benar-benar sudah tertata dengan baik, jelasnya.

Begitu pedulinya dengan lingkungan hidup, sampai-sampai gedung lama, yang tadinya
digunakan untuk kegiatan piket dan ekskul dibongkar dan disulap menjadi
ruang terbuka hijau. Tidak hanya itu, menurutnya sekolah mentereng di
wilayah Jakarta Selatan ini sudah sering bermitra dengan instansi
terkait dan pihak swasta serta para artis untuk dijadikan pilot project
kegiatan peduli lingkungan hidup misalnya pelatihan-pelatihan dan
seminar serta gerakan menanam pohon.

Seirama dengan Wakil Kepala Sekolah, Ketua OSIS SMAN 70, Rafikko
Syaiful menceritakan, “Kondisi lingkungan di SMAN 70 sangat terawat, dan murid-muridnya jarang yang suka merusak”. Untuk soal lingkungan hidup
di OSIS ditangani Sekretaris Bidang Lingkungan Hidup. “Setiap bulan
mereka memiliki tugas mengontrol lingkungan di SMAN 70 ini”, imbuh ketua OSIS yang akrab dipanggil Fikki ini. Fikki berpesan ”Jaga lingkungan
walau dengan cara sekecil apapun, misalnya jangan buang sampah
sembarangan.”

Hal senada diungkapkan Pinkyvi Tiffany yang juga Sekretaris Umum OSIS SMAN 70. Dara manis ini menjelaskan “di SMAN 70 lingkungannya sudah
cukup enak, disamping banyak pohon, semua terawat ”, ungkapnya. Selain
itu gadis cantik siswi kelas II IPA ini menceritakan bahwa bersama
siswa/i lain selalu mensosialisasikan pentingnya kebersihan dan merawat
lingkungan. Ketika ditanya apakah setuju jika suatu saat dicanangkan
program ekskul berbasis lingkungan hidup, dengan semangat Pinky
menjawab” setuju banget “, Pinky berpesan kepada siswa-siswi lain untuk
selalu menjaga kebersihan dan menjaga lingkungan hidup di manapun dan
kapanpun.

Apa yang diungkapkan Drs. Burhanuddin, MPd, Raffikko, dan Pinkyvi
selaras dengan kenyataan lingkungan SMAN 70 Jakarta. Seluruh kawasan
sekolah yang memiliki 1.400 siswa itu benar–benar rindang, hijau dan
bersih. Seluruh gedung termasuk tempat ibadah (masjid) dikelilingi
dengan berbagai macam pepohonan yang tampak hijau bersih berseri.
Ditambah nuansa gedung yang didominasi warna putih dan hijau muda, layak jika misalnya SMAN dengan motto: Sekolahku Sehat, Prestasiku Hebat, dan Imanku Kuat ini mendapat predikat “Green School”.

sumber: biruvoice.com/berita/seputar-kampus/57-sman-70-jakarta-layak-predikat-geen-sschool-.html

Kids encouraged to love environment

MEDAN: An outbound camp in Sibolangit, North Sumatra, seeks to encourage teenage scouts to be more environmentally responsible.

Vice Governor Gatot Pudjonugroho officially opened the four-day camp, "Kampung Anak 2010" (Children's kampung 2010), on Thursday.

The inaugural camp last year had a peace theme.

Muhammad Jailani, from the organizing committee, said the program this year aimed to raise awareness about the importance of environmental preservation.

"Issues on global warming and environmental destruction have worried us all. We want those 1,000 kids to love the environment." - JP

source

Report environmental violations to 0811 932 932

The government has launched an online system allowing the public to report
environmental violations via short message service (SMS).

People can send reports of violations to 0811 932 932 or lodge them online
via the State Environment Ministry website: penegakanhukum. menlh.go. id.
"We invite the public to monitor the progress of their complaints. We hope
it will force the government or local administrations to do something to
improve the environment, " State Environment Ministry compliance deputy
Illyas Asaad said in Jakarta on Tuesday .

The ministry would, for example, receive reports on declining air quality,
river pollution, or companies damaging the environment, Illyas said.
Illyas promised that his office would follow up on reports within two weeks
from the time they were sent.

"We will send our auditors to the field to verify reports. Of course, we
will also make it a priority to follow up on bigger cases," he said.
The office will forward the reports it receives directly to related
institutions across the country, and order them to act accordingly.

source: thejakar tapost.com/ news/2010/ 01/26/report- environmental- violation
s-0811-932-932. html

100 companies owe Rp 17.51 trillion in taxes

A hundred companies have not paid their taxes worth a total of Rp 17.51
trillion (US$1.85 billion) as of Dec. 31, 2009, according to the tax office.

Up to 16 of the delinquent companies are state-run enterprises, including
oil company PT Pertamina, PT Bank Nasional Indonesia, airport operator PT
Angkasa Pura II and Garuda Indonesia.

Meanwhile, foreign companies that failed tax payment include Hyatt
International- AsiaPacific Limited and ING International.
Tax office chief M. Tjiptardjo said that he would use a procedural
settlement (warning letters, blockade of bank accounts and assets
confiscation) , before applying legal action.

"A lawsuit will begin should all procedural arrangements prior to it fail,"
Tjiptardjo said Thursday as quoted by tempointeraktif. com.
However, he did not consider legal steps as the most effective way to end
the matter because the Prosecutors' Office often turns down tax cases due to
lack of evidence.

source: thejakartapost.com/ news/2010/ 01/28/100- companies- owe-rp-1751- tril
lion-taxes.html

Ayo Lawan Pemanasan Global!

Pemanasan global bukan lagi semata isu bersama. Ini adalah kenyataan yang mau tidak mau harus kita atasi. Fakta bahwa bumi makin panas dan alam yang makin abnormal adalah sebagian kecil bukti bahwa kita harus melakukan aksi nyata.

Kita dalam mencegah pemanasan global punya peran sangat penting. Sebab mesti diakui manusia punya peran sangat besar dalam menciptakan pemanasan global. Kegiatan manusia sehari-hari yang kerap serampangan dan tidak mempedulikan lingkungan menjadi pemicu global warming yang semakin menjadi-jadi.

Saya kira anda tahu sendiri apa saja perilaku buruk itu. Kalau dipaksa okelah saya sebutkan beberapa seperti penggunaan AC yang masih memakai freon, kulkas, sampai kegiatan bersih-bersih macam pembakaran sampah.

Tidak ada lain kita sendiri yang mulai sekarang harus berubah. Kesadaran bahwa bumi makin panas harus diwujudkan dalam tindakan untuk menguranginya. Mulai saat ini dan mulai dari diri kita sendiri.

Musim Dingin yang Mencekam di Eropa

Januari ini menjadi musim dingin yang menakutkan di Eropa. Seperti dikabarkan di sini Eropa lumpuh akibat musim dingin yang begitu dahsyat. Sebuah bukti abnormalitas alam akibat global warming yang kian parah.

Musim salju ini di Irlandia tercatat mengalami suhu terendah dalam 50 tahun terakhir. Di Norwegia musim dingin ini membuat oli mesin bis membeku. Jalanan kota Paris dipenuhi salju yang membuat kendaraan sulit bergerak. Tidak berbeda dengan Inggris yang dari citra setelit juga diselimuti salju.

Musim salju yang mengerikan ini membuat sekolah diliburkan, listrik dipadamkan, jalan dialihkan, dan even olahraga ditunda.

Musim salju tahun ini yang terburuk sepanjang sejarah. Salju merusak mesin dan merusak sistem kelistrikan. Bahkan menyebabkan 22 orang tuna wisma tewas akibat longsor Gunung Alpen Swiss.

Memang itu tidak terjadi di Indonesia. Tapi jika kita tidak mengambil pelajaran darinya, berbagai bencana yang beruntun terjadi di negeri ini--sebagai dampak global warming--bisa terus berlanjut. Betapa dampak pemanasan global itu begitu dahsyat dan hebat. Dan siap merenggut nyawa siapa saja. Termasuk Anda!

Dunia Terancam, Es Mencair Lebih Cepat Dimana-mana

Dari laut Arktik sampai Antartika, dari puncak pegunungan di Peru, Alaska, dan Tibet, es terus mencair secara mengkhawatirkan. Seperti dilaporkan dalam rilisnya di sini pencairan yang terjadi di permukaan es, laut es dan gletser itu menunjukkan terjadinya pemanasan global yang semakin menakutkan.

Dari rekaman satelit sejak 1979 sampai 1996, wilayah es berkurang 3 persen setiap dekade, seiring peningkatan temperatur. Yang lebih parah pada dekade ini terjadi peningkatan yang sangat tinggi yaitu terjadi pengurangan 11 persen wilayah es.

Di Asia, sungai es di Himalaya dan puncak Tibet membentuk wilayah es terbesar di luar daerah kutub dan memegang peran di sungai-sungai Asia, yang menyuplai air tak kurang dari 2 milyar orang. Bayangkan 2 milyar orang! Coba pikirkan apa jadinya bila air bagi 2 milyar itu terganggu, itu sama artinya peradaban dunia terancam lenyap!

Tidak berlebihan, sebab sungai sangat vital untuk air minum dan irigasi di Cina dan India yang merupakan negara-negar besar dan berpenduduk terbanyak di dunia. Yang menakutkan, dalam beberapa tahun terkahit, sungai-sungai es di Himalaya mengalami penurunan antara 10 sampai 60 meter tiap tahunnya. Jika nanti gletser itu sampai musnah tak berbekas akan mengancam sisem air di sungai-sungai besar seperti Brahmaputra, Gangga, Inus, sungai kuning, dan sampai sungai Yangtze.

Untuk itu tidak ada lain cara kecuali sejak dini mari kita lakukan penyelamatan lingkungan.